Apa Itu Job Fair? Penjelasan Lengkap Tentang Job Fair
Di tengah tantangan mencari pekerjaan yang semakin ketat, banyak orang mulai mencari alternatif untuk menemukan peluang kerja. Salah satu cara yang efektif adalah dengan menghadiri acara job fair atau bursa kerja. Acara ini menjadi salah satu sarana terbaik untuk para pencari kerja dan perusahaan saling bertemu. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap apa itu job fair, bagaimana cara kerjanya, serta manfaatnya bagi kedua belah pihak.
Job fair, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai bursa kerja, adalah sebuah acara yang diadakan untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang sedang mencari karyawan. Acara ini biasanya diselenggarakan dalam bentuk pameran, di mana perusahaan memasang booth dan para pencari kerja dapat langsung berinteraksi dengan perwakilan perusahaan tersebut. Tidak hanya itu, job fair juga memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk melamar langsung, melakukan wawancara, dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang posisi yang ditawarkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, job fair semakin populer karena mampu memberikan keuntungan yang signifikan bagi para pencari kerja maupun perusahaan. Di Indonesia, acara seperti ini sering diadakan oleh pemerintah daerah, lembaga pelatihan kerja, atau organisasi profesional. Misalnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan baru-baru ini menggelar job fair mini yang diikuti oleh 10 perusahaan dan menawarkan sebanyak 298 lowongan kerja. Acara ini tidak hanya menargetkan pencari kerja umum, tetapi juga menyediakan peluang khusus bagi penyandang disabilitas dan keluarga stunting, sesuai dengan program Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Acara job fair bisa dilaksanakan secara offline atau online. Offline biasanya diadakan di tempat-tempat yang ramai, seperti pusat perbelanjaan, gedung pemerintahan, atau sekolah. Sementara itu, online bisa dilakukan melalui platform digital seperti Zoom, Google Meet, atau situs khusus yang menyediakan layanan rekrutmen. Meski demikian, offline tetap menjadi pilihan utama karena memberikan pengalaman langsung dan interaksi yang lebih personal antara pencari kerja dan perusahaan.
Bagi pencari kerja, job fair menawarkan berbagai manfaat. Pertama, mereka bisa bertemu langsung dengan perusahaan dan menjelaskan latar belakang serta kemampuan mereka secara langsung. Kedua, mereka bisa mendapatkan konsultasi karir gratis dari perusahaan yang hadir. Ketiga, mereka memiliki kesempatan untuk membandingkan berbagai perusahaan sekaligus dan memilih yang paling sesuai dengan minat dan bakat mereka. Selain itu, job fair juga bisa menjadi ajang memperluas jaringan profesional dan membangun hubungan dengan orang-orang baru.
Sementara itu, bagi perusahaan, job fair memberikan manfaat seperti proses rekrutmen yang lebih cepat, peluang mendapatkan kandidat potensial yang lebih besar, dan biaya promosi yang lebih murah. Selain itu, job fair juga membantu perusahaan memperluas jaringan dan meningkatkan citra merek mereka di kalangan pencari kerja.
Untuk memaksimalkan keuntungan dari job fair, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Pertama, pastikan Anda menentukan perusahaan yang ingin dituju sebelum datang. Kedua, siapkan CV dan resume yang baik agar bisa diterima oleh HRD. Ketiga, latih wawancara agar lebih percaya diri. Keempat, tunjukkan antusias dan semangat saat berbicara dengan perusahaan. Kelima, jangan ragu untuk melakukan follow-up setelah acara selesai. Terakhir, gunakan dress code yang sopan dan formal agar terlihat profesional.
Selain itu, penting juga untuk memahami bagaimana membuat CV yang menarik. Desain yang kreatif, identitas yang jelas, pengalaman kerja yang runtut, dan skill yang spesifik sangat penting agar CV bisa menarik perhatian HRD. Jika Anda masih bingung, banyak sumber online yang bisa digunakan untuk membantu membuat CV yang efektif.
Dengan memahami konsep job fair dan mempersiapkan diri dengan baik, Anda bisa meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda. Jadi, jangan ragu untuk mengikuti acara job fair berikutnya dan jadikan momen ini sebagai langkah awal menuju karier yang sukses.
Apa Itu Job Fair?
Secara umum, job fair adalah acara yang diadakan untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang sedang mencari karyawan. Acara ini biasanya diselenggarakan dalam bentuk pameran, di mana perusahaan memasang booth dan para pencari kerja dapat langsung berinteraksi dengan perwakilan perusahaan tersebut. Tujuan utama dari job fair adalah untuk mempermudah proses penempatan tenaga kerja dan memberikan peluang kerja kepada masyarakat.
Job fair bisa diartikan sebagai bursa kerja atau career expo, yang merupakan salah satu cara untuk menjadi wadah berkumpulnya perusahaan dengan berbagai macam latar belakang industri dalam satu tempat. Para pencari kerja bisa bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan yang sudah lama mereka incar atau mungkin ingin dilamar. Pada saat ingin melamar pekerjaan di perusahaan tertentu dalam job fair, biasanya kalian akan menyerahkan CV pribadi. Tak jarang juga ada beberapa perusahaan yang memang membuka kesempatan bagi para pelamar untuk melakukan interview tertentu.
Job fair sendiri akan diadakan di berbagai tempat. Namun, untuk tempat diadakannya job fair sendiri tergantung dari skala event yang dibuat. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, para pencari kerja yang akan datang ke job fair tidak akan dipungut biaya apapun alias gratis. Sebelum mendatangi event job fair, tentunya kalian juga memperhatikan dresscode yang dikenakan, kamu bisa mencoba menggunakan dress code formal rapi ketika datang ke event job fair.
Tujuan Dari Job Fair
Adanya job fair tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya diadakannya job fair memiliki maksud untuk mempertemukan antara pihak pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Dengan begitu proses penempatan juga bisa dilakukan dengan lebih mudah, baik itu di dalam maupun di luar negeri. Lalu, untuk tujuan dari job fair sendiri adalah sebagai bentuk fasilitas bagi para pencari kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang sudah sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan. Tak hanya itu saja, job fair juga bertujuan untuk bisa mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga membantu mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja.
Selain itu, job fair juga bertujuan untuk memberikan peluang kerja yang lebih luas kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang baru lulus atau fresh graduate. Acara ini juga bisa menjadi ajang untuk memperluas jaringan dan membangun hubungan profesional dengan perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi. Dengan adanya job fair, para pencari kerja bisa langsung bertemu dengan perusahaan dan menjelaskan latar belakang serta kemampuan mereka secara langsung. Hal ini tentu sangat berguna untuk meningkatkan peluang diterima kerja.
Jenis-jenis Job Fair
Secara umum job fair di Indonesia dibagi menjadi dua jenis. Ada in person job fair dan ada juga online job fair. Dimana untuk in person job fair adalah sebuah ajang pertemuan antara kedua belah pihak antara perusahaan pencari karyawan dengan para pencari lowongan kerja. Job fair jenis ini kebanyakan akan diadakan di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK maupun kampus. Meski diselenggarakan untuk umum, namun tujuan utama dari job fair jenis ini adalah untuk membantu calon lulusan agar bisa belajar mengetahui bagaimana bentuk suatu lingkungan pekerjaan yang mereka inginkan.
Sedangkan untuk online job fair diklaim lebih nyaman dibandingkan dengan jenis job fair lainnya. Hal ini karena online job fair bisa meminimalisir rasa nervous ketika para pencari kerja dengan pihak perusahaan. Dengan online job fair, pencari kerja bisa mengakses informasi lowongan kerja kapan saja dan di mana saja, tanpa harus pergi ke lokasi acara. Selain itu, online job fair juga bisa menghemat waktu dan biaya transportasi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang jauh dari kota besar.
Meskipun online job fair memiliki kelebihan tersendiri, in person job fair tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena memberikan pengalaman langsung dan interaksi yang lebih personal antara pencari kerja dan perusahaan. Oleh karena itu, baik in person maupun online, job fair tetap menjadi salah satu cara terbaik untuk menemukan peluang kerja yang sesuai dengan minat dan bakat Anda.
Manfaat Job Fair Bagi Perusahaan
Event job fair yang diselenggarakan tentunya juga akan memberikan manfaat bagi perusahaan yang mengikutinya. Dimana beberapa manfaat bagi perusahaan yang mengikuti job fair adalah sebagai berikut ini:
Proses Rekrutmen Lebih Singkat
Bagi perusahaan yang mengikuti event job fair akan bisa mempersingkat proses rekrutmen tenaga kerja baru. Hal ini karena job fair yang diadakan dalam satu hari penuh akan memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan proses seleksi hingga melakukan proses wawancara kepada banyak kandidat yang sesuai.
Peluang Mendapatkan Kandidat Potensial Lebih Besar
Para pencari kerja yang datang mengikuti job fair secara umum akan cukup banyak. Dimana dari banyaknya peserta tersebut akan menguntungkan perusahaan untuk bisa mencari kandidat yang potensial sesuai dengan kualifikasi yang mereka butuhkan. Dibandingkan melakukan proses seleksi sistem lain, proses di job fair dinilai lebih efektif.
Memperluas Networking
Manfaat yang berikutnya adalah memperluas networking, baik itu bagi perusahaan maupun bagi para peserta pencari kerja yang mengikuti job fair tersebut.
Membantu Talent Pool Secara Efisien
Dengan mengikuti job fair tentunya perusahaan bisa lebih mudah mengumpulkan kandidat potensial dan berkualitas secara lebih efisien. Dimana proses kurasi kandidat berbakat ternyata juga lebih mudah, apalagi perusahaan juga memiliki kesempatan untuk membandingkan antara kandidat satu dengan yang lainnya secara lebih cepat.
Biaya Promosi Lebih Murah
Dibandingkan dengan proses promosi lainnya, promosi di event job fair terbilang lebih terjangkau harganya. Hal ini karena biaya promosi biasanya sudah ditanggung oleh pihak penyelenggara job fair tersebut.
Manfaat Job Fair Bagi Peserta Pencari Kerja
Sebagai salah satu acara yang sangat bermanfaat bagi pencari kerja, job fair menawarkan berbagai manfaat yang bisa diambil oleh peserta. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mengikuti job fair:
Adanya Konsultasi Karir Gratis
Keuntungan ketika kalian memutuskan mengikuti job fair adalah bisa mendapatkan konsultasi karir secara gratis. Dimana perusahaan yang mengikuti event tersebut biasanya akan membuka sesi konsultasi karir secara gratis kepada masyarakat umum. Tak hanya menjadikan kalian lebih yakin dalam menentukan karir, kalian juga akan bisa lebih mengenal profil perusahaan yang akan dilamar.
Melamar Kerja Secara Langsung
Ketika kalian mengikuti job fair, kalian akan bisa melamar kerja secara langsung. Tentunya kalian tidak perlu mengirim CV, surat lamaran maupun berkas jenis lainnya melalui email maupun kantor pos. Hal ini karena pada event job fair kalian bisa secara langsung mendapatkan respon dan follow up dari perusahaan yang akan dilamar. Tentunya hal ini akan lebih efisien.
Bisa Bertemu Dengan Banyak Perusahaan
Keuntungan dari mengikuti job fair yang berikutnya adalah para pencari kerja bisa bertemu dengan banyak perusahaan pada satu tempat yang sama. Tak jarang lho kalian akan mendapatkan referensi terkait dengan perusahaan yang sama sekali belum kalian kenal namanya sebelumnya. Hal ini tentunya akan memberikan kesempatan lebih besar bagi kalian untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
Bisa Membandingkan dan Membandingkan Perusahaan Yang Cocok
Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika dalam event job fair akan ada banyak perusahaan yang hadir. Oleh karena itu kalian bisa mengeksplorasi lebih jauh tentang perusahaan tersebut. Kalian juga memiliki kesempatan untuk membandingkan dan mencari perusahaan yang pas dengan skill yang dimiliki.
Tips Sukses Melamar Kerja di Job Fair
Sebelum memutuskan untuk datang ke lokasi job fair, tentunya ada beberapa persiapan yang harus dilakukan terlebih dahulu. Dimana persiapan ini bisa kalian lakukan guna mempermudah mendapatkan perusahaan incaran.
Adapun beberapa tips sukses dalam melamar kerja di event job fair adalah sebagai berikut ini:
Tentukan Perusahaan Yang Ingin Dituju
Ketika kalian ingin datang ke event job fair, tentunya kalian juga harus mencari tahu beberapa hal penting. Misalnya seperti info dalam job fair itu sendiri, perusahaan apa saja yang turut berkontribusi dan hal penting lainnya. Ketika kalian sudah bisa mendapatkan info tersebut, maka kalian bisa mencoba membuat daftar perusahaan yang ingin dituju. Selain itu, kalian juga perlu tahu posisi apa saja yang sedang dibuka lowongan dalam perusahaan tersebut. Dengan begitu, kalian bisa mencoba memilih perusahaan mana yang membutuhkan skill yang kalian miliki.
Siapkan CV dan Resume
Sebelum datang ke event job fair pastikan dahulu kalian memiliki CV dan resume terbaik. Lengkapi beberapa berkas yang mungkin dibutuhkan dalam melamar pekerjaan seperti fotokopi KTP, ijazah, surat lamaran dan portofolio jika memang diperlukan. Agar lebih aman jika kalian memaksimalkan jumlah persediaan CV dan berkas yang kalian bawa. Usahakan membawa lebih dari satu buah copy berkas untuk melamar posisi yang diincar.
Latihan Wawancara
Berlatih wawancara itu penting sekali sebelum datang ke event job fair. Hal ini karena ada beberapa perusahaan yang membuka kesempatan untuk walk In interview. Jika kalian sudah mempersiapkan diri, tentunya wawancara di tempat job fair tidak akan ada kendala. Oleh karena itu penting untuk melakukan persiapan wawancara.
Tunjukkan Antusias dan Semangatmu
Orang yang memiliki antusias dan semangat tinggi akan bisa menjadikan orang lain menaruh perhatian lebih kepada dirinya. Oleh karena itu ketika datang ke event job fair sebaiknya langsung pastikan untuk memperlihatkan antusias, minat dan semangatmu terhadap pekerjaan dan perusahaan yang akan kalian lamar tersebut.
Memperluas Koneksi
Tak ada salahnya untuk menjadikan job fair sebagai wahana memperluas koneksi. Bangun konveksi dan perbanyak pertemanan dengan orang-orang baru di sana. Pastikan kalian juga mendapatkan kartu nama mereka atau berteman melalui linkedin. Networking yang kalian dapatkan selama event job fair bisa jadi akan memberikan manfaat bagi kalian kedepannya.
Jangan Sungkan Untuk Apply dan Follow Up
Cara melamar suatu posisi pekerjaan di event job fair adalah dengan memasukkan lamaran ke manager atau HRD di sebuah perusahaan yang dituju. Tentunya kalian harus bisa menjelaskan bagaimana pengalaman dan skill yang kalian miliki kepada pihak perusahaan yang sedang membuka lowongan. Tak ada salahnya juga untuk melakukan follow up.
Datang Dengan Dresscode Yang Tepat
Salah satu hal yang kerap terlewatkan oleh para pencari kerja di job fair adalah gaya berpakaian atau dresscode. Padahal memperhatikan bagaimana cara kita berpakaian adalah hal yang penting lho ketika mendatangi event job fair. Orang-orang bisa menilai karakter yang kalian miliki dar dresscode yang sedang kalian gunakan. Oleh karena itu pastikan untuk selalu menggunakan pakaian yang sopan dan formal ketika datang ke event job fair.
Tips Membuat CV
Kebanyakan dalam job fair akan diminta untuk menyerahkan CV oleh perusahaan yang akan kalian lamar. Oleh karena itu kalian harus bisa membuat CV yang baik dan menarik. Namun tak jarang banyak orang yang tak bisa membuat CV menarik lho.
Nah di bawah ini ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk mempermudah kalian dalam membuat CV sebelum diserahkan ke perusahaan yang diincar dalam event job fair.
Hal pertama yang bisa kalian perhatikan dalam membuat CV adalah desain yang digunakan. Pastikan jika desain CV kalian sudah kreatif. Pasalnya desain kreatif CV akan bisa menarik HRD untuk melihatnya. Saat ini sudah banyak website yang menyediakan referensi desain CV. Tentunya kalian bisa menggunakannya sebagai contoh dan membuatnya di berbagai macam jenis software pendukung.
Berikutnya adalah dari segi identitas yang akan dimasukkan ke dalam CV. Sebaiknya cantumkan identitas diri yang dianggap penting-penting saja. Misalnya seperti nama lengkap dan kontak yang bisa dihubungi seperti nomor handphone, email, ataupun sosial media. Hindari mencantumkan identitas yang dinilai tidak begitu penting seperti golongan darah, agama, hobi, terkecuali memang posisi yang dilamar meminta harus menggunakan identitas tersebut.
Jangan lupa untuk mencantumkan pengalaman yang pernah dimiliki secara jelas dan runtut. Jika memang kalian adalah seorang fresh graduate, maka kalian bisa mencantumkan pengalaman magang. Cantumkan skill yang dimiliki di CV juga sangat diperlukan. Hindari mencantumkan skill yang bersifat umum, misalnya seperti jujur, pekerja keras dan lain sebagainya. Cantumkan saja skill yang bisa diukur seperti kemampuan web desain, UI/UX writer dan lain sebagainya. Jika memang ada cantumkan juga pelatihan khusus yang pernah diikuti.





Komentar