Teknologi
Beranda » Blog » Memudahkan Masyarakat Berani Lapor dan Paham Haknya, Tim Voxera Hibah UNS Menghadirkan Inovasi Merdeka Bersuara melalui Fitur Lapor dan Chatbot Pasal Pintar

Memudahkan Masyarakat Berani Lapor dan Paham Haknya, Tim Voxera Hibah UNS Menghadirkan Inovasi Merdeka Bersuara melalui Fitur Lapor dan Chatbot Pasal Pintar

Tim Voxera UNS melalui program Hibah Pembelajaran Berdampak (Jarpak) UNS 2025 mengembangkan “Voxera: Merdeka Bersuara”, sebuah platform digital berbasis website yang dirancang untuk memfasilitasi pelaporan pelanggaran HAM secara aman, anonim, dan mudah diakses. Inovasi ini hadir untuk menjawab kendala pelaporan yang selama ini kerap dianggap rumit, memakan waktu, serta menimbulkan kekhawatiran terkait kerahasiaan identitas pelapor. Program Hibah Pembelajaran Berdampak Universitas Sebelas Maret ini dilaksanakan pada periode Agustus 2025 – Januari 2026 di bawah bimbingan Dosen Yusuf Fadilla Rachman, S.Kom., M.Kom. Bagi masyarakat yang ingin mengenal dan mengakses platform ini, “Merdeka Bersuara” dapat dikunjungi melalui tautan berikut: https://merdekabersuara.id/

Melalui platform “Merdeka Bersuara”, Tim Voxera menonjolkan dua fokus utama: memudahkan masyarakat untuk berani lapor, sekaligus meningkatkan literasi hukum melalui edukasi yang mudah dipahami. Platform ini dibangun agar pengguna dapat menyampaikan laporan secara lebih terstruktur, menjaga privasi pelapor, dan memperjelas jalur tindak lanjut yang diperlukan.

Salah satu fitur utama yang diusung adalah konsep “Lapor Sekali, Didengar Banyak Pihak”, yaitu mekanisme yang memungkinkan laporan diteruskan secara tepat kepada pihak pendamping yang relevan, seperti advokat mitra maupun lembaga bantuan hukum sesuai kategori dan lokasi kasus. Dengan mekanisme ini, pelapor tidak perlu mengulang-ulang cerita ke banyak pihak, sehingga proses pendampingan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan aman.

Selain pelaporan, Tim Voxera juga menghadirkan fitur edukasi hukum melalui chatbot interaktif “Pasal Pintar”. Chatbot ini dirancang untuk membantu pengguna memahami hak-haknya, mengenali pasal-pasal yang berkaitan dengan situasi yang dialami, serta mendapatkan penjelasan hukum praktis dengan bahasa yang lebih ringan. Keberadaan “Pasal Pintar” diharapkan dapat menjadi jembatan literasi hukum digital, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan informasi cepat sebelum mengambil langkah lanjut.

Dalam pengembangannya, Tim Voxera juga menaruh perhatian besar pada aspek keamanan sistem mengingat platform ini menangani laporan yang sensitif. Penguatan dilakukan melalui penerapan autentikasi berbasis token serta perlindungan data untuk meminimalkan risiko akses tidak sah. Upaya ini menjadi bagian penting agar pengguna merasa lebih aman saat menyampaikan laporan maupun berkonsultasi.

Apa Itu Rawa Rontek? Penjelasan Lengkap Tentang Rawa Rontek di Indonesia

Ke depannya, Tim Voxera berharap “Merdeka Bersuara” dapat menjadi ruang digital yang lebih aman untuk bersuara, memperkuat budaya berani lapor, serta membantu masyarakat menjadi lebih paham hak-haknya melalui edukasi hukum yang mudah diakses melalui chatbot “Pasal Pintar”.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement