Dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris, memahami konsep bilangan cardinal dan ordinal menjadi hal penting. Kedua jenis bilangan ini sering digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari, baik dalam percakapan, penulisan, maupun dalam konteks akademik. Meskipun terdengar sederhana, pemahaman yang mendalam tentang perbedaan dan penggunaan kedua jenis bilangan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa yang sedang belajar bahasa Inggris.
Cardinal numbers adalah angka yang digunakan untuk menghitung jumlah sesuatu. Contohnya, ketika seseorang bertanya “How many apples are there?” (Berapa banyak apel yang ada?), jawabannya bisa berupa “There are five apples.” (Ada lima apel). Sementara itu, ordinal numbers digunakan untuk menunjukkan posisi atau urutan suatu objek. Misalnya, jika seseorang bertanya “What is the position of the red car?” (Apa posisi mobil merah?), jawabannya bisa berupa “The red car is in the third position.” (Mobil merah berada di posisi ketiga).
Pemahaman tentang cardinal dan ordinal numbers tidak hanya berguna dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam berbagai bidang seperti matematika, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dengan memahami konsep dasar dari kedua jenis bilangan ini, kita dapat lebih mudah memahami struktur bahasa Inggris, terutama dalam hal penulisan dan penyampaian informasi secara akurat.
Selain itu, pemahaman yang baik tentang cardinal dan ordinal numbers juga membantu dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Dengan menerapkan konsep ini dengan benar, kita dapat menyampaikan pesan dengan jelas dan tepat, terutama dalam situasi formal atau akademik. Oleh karena itu, artikel ini akan menjelaskan secara rinci pengertian, cara membaca, dan contoh soal mengenai cardinal dan ordinal numbers.
Apa Itu Bilangan Cardinal?
Bilangan cardinal adalah angka yang digunakan untuk menyatakan jumlah atau kuantitas sesuatu. Dalam bahasa Inggris, bilangan cardinal dinyatakan dengan angka-angka seperti 1, 2, 3, 4, dan seterusnya. Bilangan ini digunakan untuk menjawab pertanyaan seperti “How many?” (Berapa banyak?) atau “How much?” (Berapa banyak?).
Contoh penggunaan bilangan cardinal:
– There are five students in the classroom. (Ada lima siswa di kelas.)
– She has two brothers. (Dia memiliki dua saudara laki-laki.)
Bilangan cardinal juga digunakan dalam berbagai situasi, seperti:
– Menyebutkan nomor telepon
– Menghitung jumlah barang
– Menentukan jumlah orang
Cara Membaca dan Menulis Bilangan Cardinal
Bilangan cardinal dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:
1. Basic Numbers (Angka Satuan)
Angka dari 0 hingga 10, seperti 0 (zero), 1 (one), 2 (two), 3 (three), 4 (four), 5 (five), 6 (six), 7 (seven), 8 (eight), 9 (nine), dan 10 (ten).
-
Angka Belasan
Angka dari 11 hingga 19, seperti 11 (eleven), 12 (twelve), 13 (thirteen), 14 (fourteen), 15 (fifteen), 16 (sixteen), 17 (seventeen), 18 (eighteen), dan 19 (nineteen). -
Angka Puluhan
Angka dari 20 hingga 99, seperti 20 (twenty), 30 (thirty), 40 (forty), 50 (fifty), 60 (sixty), 70 (seventy), 80 (eighty), dan 90 (ninety). Untuk angka puluhan yang diikuti satuan, seperti 21, penulisannya adalah “twenty-one”. -
Angka Ratusan
Angka dari 100 hingga 999, seperti 100 (one hundred), 200 (two hundred), 300 (three hundred), dan seterusnya. Untuk angka ratusan yang diikuti puluhan dan satuan, seperti 123, penulisannya adalah “one hundred and twenty-three”. -
Angka Ribuan
Angka dari 1.000 hingga 9.999, seperti 1.000 (one thousand), 2.000 (two thousand), dan seterusnya. Untuk angka ribuan yang diikuti ratusan, puluhan, dan satuan, seperti 1.234, penulisannya adalah “one thousand two hundred and thirty-four”. -
Angka Jutaan
Angka dari 1.000.000 hingga 9.999.999, seperti 1.000.000 (one million), 2.000.000 (two million), dan seterusnya. Untuk angka jutaan yang diikuti ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan, seperti 1.234.567, penulisannya adalah “one million two hundred and thirty-four thousand five hundred and sixty-seven”.
Apa Itu Bilangan Ordinal?
Bilangan ordinal adalah angka yang digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan sesuatu. Dalam bahasa Inggris, bilangan ordinal dinyatakan dengan angka-angka seperti 1st (first), 2nd (second), 3rd (third), 4th (fourth), dan seterusnya. Bilangan ini digunakan untuk menjawab pertanyaan seperti “What position?” (Posisi apa?) atau “In which order?” (Dalam urutan apa?).
Contoh penggunaan bilangan ordinal:
– The first prize is given to him. (Hadiah pertama diberikan kepadanya.)
– She finished the race in the third place. (Dia selesai lomba lari di posisi ketiga.)
Bilangan ordinal juga digunakan dalam berbagai situasi, seperti:
– Menyebutkan tanggal dalam kalender
– Menentukan posisi dalam lomba
– Menyebutkan tingkat atau kelas dalam sistem pendidikan
Cara Membaca dan Menulis Bilangan Ordinal
Bilangan ordinal dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:
1. Bilangan Ordinal 1-10
– 1st = first
– 2nd = second
– 3rd = third
– 4th = fourth
– 5th = fifth
– 6th = sixth
– 7th = seventh
– 8th = eighth
– 9th = ninth
– 10th = tenth
- Bilangan Ordinal 11-20
Semua diakhiri dengan -th, seperti: - 11th = eleventh
- 12th = twelfth
- 13th = thirteenth
- 14th = fourteenth
- 15th = fifteenth
- 16th = sixteenth
- 17th = seventeenth
- 18th = eighteenth
- 19th = nineteenth
-
20th = twentieth
-
Bilangan Ordinal 21-31
Untuk angka puluhan yang diikuti satuan, pola penulisannya adalah: - 21st = twenty-first
- 22nd = twenty-second
- 23rd = twenty-third
- 24th = twenty-fourth
- 25th = twenty-fifth
- 30th = thirtieth
-
31st = thirty-first
-
Bilangan Ordinal di Atas 31
Pola penulisannya sama seperti di atas, misalnya: - 40th = fortieth
- 50th = fiftieth
- 60th = sixtieth
- 90th = ninetieth
- 100th = one hundredth
Perbedaan Antara Bilangan Cardinal dan Ordinal
Meskipun keduanya termasuk dalam kategori bilangan, bilangan cardinal dan ordinal memiliki perbedaan mendasar:
| Ciri-Ciri | Bilangan Cardinal | Bilangan Ordinal |
|---|---|---|
| Fungsi | Digunakan untuk menyatakan jumlah | Digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan |
| Contoh | 1, 2, 3, 4, 5 | 1st, 2nd, 3rd, 4th, 5th |
| Penggunaan | Untuk menjawab “How many?” | Untuk menjawab “What position?” atau “In which order?” |
| Penulisan | Tidak menggunakan akhiran | Menggunakan akhiran seperti -st, -nd, -rd, -th |
Contoh Soal Mengenai Bilangan Cardinal dan Ordinal
Untuk memperkuat pemahaman, berikut beberapa contoh soal yang bisa kamu coba:
Soal 1
Tuliskan bilangan ordinal dari angka berikut:
1. 1 → _
2. 2 → _
3. 3 → _
4. 4 → _
5. 5 → ____
Jawaban:
1. first
2. second
3. third
4. fourth
5. fifth
Soal 2
Tuliskan bilangan cardinal dari angka berikut:
1. first → _
2. second → _
3. third → _
4. fourth → _
5. fifth → ____
Jawaban:
1. 1
2. 2
3. 3
4. 4
5. 5
Soal 3
Tulislah dalam bentuk kata (bukan angka) bilangan berikut:
1. 12 → _
2. 21 → _
3. 30 → _
4. 100 → _
5. 101 → ____
Jawaban:
1. twelve
2. twenty-one
3. thirty
4. one hundred
5. one hundred and one
Soal 4
Tulislah dalam bentuk angka bilangan berikut:
1. thirteen → _
2. forty-five → _
3. one hundred and twenty-three → _
4. ninety-nine → _
5. one thousand and one → ____
Jawaban:
1. 13
2. 45
3. 123
4. 99
5. 1001
Kesimpulan
Pemahaman tentang bilangan cardinal dan ordinal sangat penting dalam memahami struktur bahasa Inggris, terutama dalam konteks komunikasi sehari-hari. Bilangan cardinal digunakan untuk menyatakan jumlah, sedangkan bilangan ordinal digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan. Dengan memahami perbedaan dan cara penggunaannya, kita dapat berkomunikasi dengan lebih akurat dan efektif dalam bahasa Inggris.
Sebagai latihan tambahan, kamu bisa mencoba membuat kalimat sendiri menggunakan bilangan cardinal dan ordinal. Misalnya, buat kalimat yang menggambarkan posisi atau jumlah sesuatu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan latihan yang cukup, pemahaman kamu akan semakin kuat dan aplikatif.
Kesimpulannya, cardinal dan ordinal numbers adalah fondasi penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan mempelajari dan memahami konsep-konsep ini, kamu akan lebih mudah dalam menyampaikan informasi secara akurat dan tepat.






Komentar