Dalam dunia matematika dan bahasa, angka memiliki peran penting sebagai alat untuk mengukur, menghitung, dan menyatakan posisi. Dalam bahasa Inggris, angka dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu cardinal numbers (bilangan kardinal) dan ordinal numbers (bilangan ordinal). Kedua jenis bilangan ini memiliki fungsi yang berbeda dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam konteks akademik.
Cardinal numbers digunakan untuk menunjukkan jumlah atau kuantitas sesuatu, sedangkan ordinal numbers digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan. Misalnya, ketika seseorang bertanya “berapa buku yang kamu bawa?”, jawabannya bisa menggunakan cardinal numbers seperti “tiga buku”. Namun, jika pertanyaannya adalah “di posisi ke berapa kamu berada dalam antrian?”, jawabannya akan menggunakan ordinal numbers seperti “keempat”.
Pemahaman tentang kedua jenis bilangan ini sangat penting, terutama bagi siswa yang belajar bahasa Inggris atau matematika. Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian, cara membaca, menulis, serta contoh soal dari bilangan cardinal dan ordinal. Dengan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami, artikel ini diharapkan dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi pembaca.
Selain itu, artikel ini juga akan memberikan informasi tambahan mengenai penggunaan bilangan tersebut dalam kehidupan nyata, seperti dalam kalimat sehari-hari, penulisan tanggal, atau dalam sistem penomoran. Dengan demikian, pembaca tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi yang beragam.
Apa Itu Bilangan Cardinal?
Bilangan cardinal adalah jenis angka yang digunakan untuk menunjukkan jumlah atau kuantitas sesuatu. Dalam bahasa Inggris, bilangan cardinal mencakup semua angka yang digunakan untuk menghitung, mulai dari 0 hingga tak terhingga. Contohnya, angka 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Ciri-Ciri Bilangan Cardinal
- Digunakan untuk menjawab pertanyaan “how many” (berapa banyak).
- Tidak memiliki akhiran khusus.
- Dapat dinyatakan dalam bentuk angka atau huruf.
- Biasanya digunakan dalam konteks jumlah benda, orang, waktu, atau ukuran.
Contoh Bilangan Cardinal
Berikut beberapa contoh bilangan cardinal dalam bahasa Inggris:
– 1 = one
– 2 = two
– 3 = three
– 4 = four
– 5 = five
– 6 = six
– 7 = seven
– 8 = eight
– 9 = nine
– 10 = ten
Bilangan cardinal juga digunakan dalam penulisan angka yang lebih besar, seperti ratusan, ribuan, jutaan, dan seterusnya. Misalnya:
– 100 = one hundred
– 1.000 = one thousand
– 1.000.000 = one million
Fungsi Bilangan Cardinal
Bilangan cardinal sering digunakan dalam berbagai situasi, antara lain:
– Menghitung jumlah barang: “I have three apples.” (Aku punya tiga apel.)
– Menyatakan usia: “She is twenty years old.” (Dia berusia dua puluh tahun.)
– Menyatakan harga: “The book costs five dollars.” (Buku itu harganya lima dolar.)
Apa Itu Bilangan Ordinal?
Bilangan ordinal adalah jenis angka yang digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan suatu objek dalam suatu rangkaian. Dalam bahasa Inggris, bilangan ordinal biasanya ditulis dengan akhiran -st, -nd, -rd, atau -th. Contohnya, “first”, “second”, “third”, dan seterusnya.
Ciri-Ciri Bilangan Ordinal
- Digunakan untuk menjawab pertanyaan “which position” (posisi ke berapa).
- Memiliki akhiran khusus seperti -st, -nd, -rd, atau -th.
- Dapat dinyatakan dalam bentuk angka atau huruf.
- Sering digunakan dalam penulisan tanggal, nomor urut, atau peringkat.
Contoh Bilangan Ordinal
Berikut beberapa contoh bilangan ordinal dalam bahasa Inggris:
– 1 = first (1st)
– 2 = second (2nd)
– 3 = third (3rd)
– 4 = fourth (4th)
– 5 = fifth (5th)
– 6 = sixth (6th)
– 7 = seventh (7th)
– 8 = eighth (8th)
– 9 = ninth (9th)
– 10 = tenth (10th)
Untuk bilangan ordinal yang lebih besar, pola penulisannya tetap sama, seperti:
– 11 = eleventh (11th)
– 12 = twelfth (12th)
– 20 = twentieth (20th)
– 21 = twenty-first (21st)
– 30 = thirtieth (30th)
– 31 = thirty-first (31st)
Fungsi Bilangan Ordinal
Bilangan ordinal digunakan dalam berbagai situasi, antara lain:
– Menyatakan posisi dalam antrian: “He is the third person in line.” (Dia orang ketiga dalam antrian.)
– Menyatakan tanggal: “Today is the fifth of March.” (Hari ini tanggal lima Maret.)
– Menyatakan peringkat: “She came in second place.” (Dia mendapatkan peringkat kedua.)
Perbedaan Antara Bilangan Cardinal dan Ordinal
Meskipun keduanya merupakan jenis bilangan, bilangan cardinal dan ordinal memiliki perbedaan signifikan dalam penggunaan dan makna. Berikut perbandingan utama antara keduanya:
| Aspek | Bilangan Cardinal | Bilangan Ordinal |
|---|---|---|
| Fungsi | Menunjukkan jumlah atau kuantitas | Menunjukkan posisi atau urutan |
| Akhiran | Tidak memiliki akhiran khusus | Memiliki akhiran seperti -st, -nd, -rd, atau -th |
| Contoh | One, two, three, four | First, second, third, fourth |
| Penggunaan | Untuk menghitung benda, usia, atau harga | Untuk menyatakan tanggal, nomor urut, atau peringkat |
Contoh Kalimat Perbandingan
- “There are five students in the class.” (Ada lima siswa di kelas.) → Bilangan cardinal
- “She is the fifth student in the class.” (Dia adalah siswa kelima di kelas.) → Bilangan ordinal
Cara Membaca dan Menulis Bilangan Cardinal dan Ordinal
Pembacaan Bilangan Cardinal
Bilangan cardinal dibaca sesuai dengan nilai angkanya. Contohnya:
– 1 = one
– 2 = two
– 3 = three
– 10 = ten
– 100 = one hundred
– 1.000 = one thousand
– 1.000.000 = one million
Penulisan Bilangan Cardinal
Penulisan bilangan cardinal dilakukan dengan angka atau huruf. Contohnya:
– 1 = one
– 12 = twelve
– 25 = twenty-five
– 100 = one hundred
– 1.000 = one thousand
Pembacaan Bilangan Ordinal
Bilangan ordinal dibaca dengan akhiran -st, -nd, -rd, atau -th. Contohnya:
– 1 = first
– 2 = second
– 3 = third
– 4 = fourth
– 5 = fifth
– 10 = tenth
– 21 = twenty-first
– 30 = thirtieth
Penulisan Bilangan Ordinal
Penulisan bilangan ordinal dilakukan dengan angka dan akhiran. Contohnya:
– 1 = 1st (first)
– 2 = 2nd (second)
– 3 = 3rd (third)
– 4 = 4th (fourth)
– 5 = 5th (fifth)
– 10 = 10th (tenth)
– 21 = 21st (twenty-first)
– 30 = 30th (thirtieth)
Contoh Soal Bilangan Cardinal dan Ordinal
Soal 1: Identifikasi Jenis Bilangan
Tentukan apakah bilangan berikut termasuk cardinal atau ordinal:
1. 5
2. 10th
3. 12
4. 1st
5. 100
Jawaban:
1. Cardinal
2. Ordinal
3. Cardinal
4. Ordinal
5. Cardinal
Soal 2: Tulis dalam Bahasa Inggris
Tulis dalam bahasa Inggris:
1. 7
2. 15th
3. 20
4. 25th
5. 100
Jawaban:
1. seven
2. fifteenth
3. twenty
4. twenty-fifth
5. one hundred
Soal 3: Jawab Pertanyaan
Jawab pertanyaan berikut dengan menggunakan bilangan cardinal atau ordinal:
1. How many books do you have? (Berapa buku yang kamu punya?)
2. What is your position in the queue? (Apa posisimu dalam antrian?)
3. She is the ___ student in the class. (Dia adalah siswa ___ di kelas.)
4. There are ___ people in the room. (Ada ___ orang di ruangan.)
5. The event starts on the ___ of June. (Acara dimulai pada tanggal ___ Juni.)
Jawaban:
1. I have five books. (Aku punya lima buku.)
2. I am the second in the queue. (Aku orang kedua dalam antrian.)
3. She is the third student in the class. (Dia adalah siswa ketiga di kelas.)
4. There are ten people in the room. (Ada sepuluh orang di ruangan.)
5. The event starts on the fifth of June. (Acara dimulai pada tanggal lima Juni.)
Penerapan Bilangan Cardinal dan Ordinal dalam Kehidupan Sehari-Hari
Bilangan cardinal dan ordinal tidak hanya digunakan dalam pelajaran matematika atau bahasa Inggris, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penerapan mereka:
1. Penulisan Tanggal
Tanggal dalam bahasa Inggris sering menggunakan bilangan ordinal. Contohnya:
– Today is the 15th of April. (Hari ini tanggal lima belas April.)
– My birthday is on the 23rd of May. (Ulang tahunku tanggal dua puluh tiga Mei.)
2. Nomor Urut
Nomor urut sering digunakan dalam berbagai situasi, seperti:
– The first prize goes to John. (Hadiah pertama diberikan kepada John.)
– She finished in second place. (Dia selesai di peringkat kedua.)
3. Peringkat atau Ranking
Peringkat atau ranking sering digunakan dalam olahraga, ujian, atau acara tertentu:
– He is the top scorer in the competition. (Dia pencetak gol terbanyak dalam kompetisi.)
– The team came in third place. (Tim itu mendapatkan peringkat ketiga.)
4. Pengukuran Jumlah
Bilangan cardinal digunakan untuk mengukur jumlah benda atau orang:
– There are 20 students in the class. (Ada 20 siswa di kelas.)
– I bought three apples. (Aku membeli tiga apel.)
Kesimpulan
Bilangan cardinal dan ordinal memiliki peran penting dalam komunikasi dan pemahaman matematika. Bilangan cardinal digunakan untuk menyatakan jumlah, sedangkan bilangan ordinal digunakan untuk menyatakan posisi atau urutan. Pemahaman yang baik tentang kedua jenis bilangan ini sangat berguna dalam berbagai situasi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam studi formal.
Dengan latihan yang cukup, siswa dan pembaca dapat menguasai penggunaan bilangan cardinal dan ordinal secara efektif. Artikel ini telah memberikan penjelasan lengkap, contoh soal, dan penerapan praktis dari kedua jenis bilangan tersebut. Semoga artikel ini membantu meningkatkan pemahaman dan kemampuan Anda dalam menggunakan bilangan cardinal dan ordinal.





Komentar