Dalam dunia komunikasi modern, istilah seperti “on progress” atau “on process” sering muncul dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam situasi profesional. Meskipun terdengar mirip, kedua frasa ini memiliki makna yang berbeda dan penggunaannya pun tidak sama. Terutama bagi para pemula yang masih belajar bahasa Inggris, memahami perbedaan antara “on progress” dan “on process” menjadi penting agar tidak salah dalam menyampaikan informasi.
Kata “on progress” seringkali dianggap sebagai bentuk yang kurang tepat, sementara “on process” lebih umum digunakan dalam konteks tertentu, khususnya dalam sistem logistik dan pengiriman barang. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai makna, penggunaan, serta perbedaan antara “on progress” dan “on process” dalam bahasa Indonesia. Kami juga akan memberikan contoh-contoh penggunaan dalam berbagai situasi agar pembaca dapat memahami dengan jelas.
Perbedaan Mendasar Antara ‘On Progress’ dan ‘On Process’
Pertama-tama, mari kita mulai dengan definisi dasar dari kedua frasa tersebut. Dalam bahasa Inggris, “in progress” adalah frasa yang benar dan sering digunakan untuk menggambarkan bahwa sesuatu sedang dalam proses pengerjaan. Misalnya, jika seseorang berkata, “The project is in progress,” itu berarti proyek tersebut sedang dikerjakan dan belum selesai.
Namun, “on progress” tidak termasuk dalam frasa yang umum digunakan dalam bahasa Inggris. Banyak ahli bahasa dan penulis profesional menyarankan untuk menghindari frasa ini karena dianggap tidak baku. Jika seseorang ingin menyampaikan bahwa sesuatu sedang berlangsung, sebaiknya menggunakan “in progress” daripada “on progress”.
Di sisi lain, “on process” sering digunakan dalam konteks logistik dan pengiriman barang. Misalnya, ketika Anda melacak nomor resi dari jasa ekspedisi seperti JNE atau J&T, status “on process” menunjukkan bahwa paket sedang dalam perjalanan menuju tujuan. Ini berbeda dengan “in progress”, yang lebih umum digunakan dalam konteks bisnis atau proyek.
Penggunaan ‘On Process’ dalam Konteks Logistik
Dalam dunia pengiriman barang, istilah “on process” sangat umum ditemukan. Contohnya, ketika Anda memesan barang melalui e-commerce, setelah pesanan diproses oleh penjual, paket akan masuk ke dalam sistem logistik. Status “on process” menandai bahwa paket sedang dalam perjalanan dari gudang ke alamat tujuan.
Beberapa contoh penggunaan “on process” dalam konteks logistik antara lain:
- “Paket Anda sedang dalam proses pengiriman.”
- “Status pengiriman saat ini adalah on process.”
- “Silakan tunggu beberapa hari, karena paket sedang dalam proses pengantaran.”
Selain itu, ada juga istilah serupa seperti “on transit” yang menunjukkan bahwa paket telah sampai di wilayah tujuan dan sedang dikirimkan ke alamat penerima. Namun, “on process” tetap menjadi istilah yang lebih umum digunakan dalam sistem pelacakan pengiriman.
Mengapa ‘On Progress’ Tidak Umum Digunakan?
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, “on progress” bukanlah frasa yang baku dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, frasa yang benar adalah “in progress”. Jika seseorang menggunakan “on progress”, hal ini bisa menimbulkan kebingungan atau kesan tidak profesional.
Contoh penggunaan yang benar adalah:
- “The meeting is in progress.”
- “Our research is currently in progress.”
Sementara itu, penggunaan “on progress” seperti “The project is on progress” dianggap salah dan tidak dianjurkan. Oleh karena itu, penting untuk selalu menggunakan frasa yang tepat agar komunikasi tetap jelas dan efektif.
Kapan Harus Menggunakan ‘On Progress’ atau ‘On Process’?
Untuk memperjelas penggunaan antara “on progress” dan “on process”, berikut adalah panduan singkat:
Gunakan “In Progress” ketika:
- Anda ingin menyampaikan bahwa sesuatu sedang dalam proses pengerjaan.
- Anda bekerja dalam lingkungan bisnis, pendidikan, atau proyek yang membutuhkan komunikasi formal.
- Anda ingin menghindari kesalahpahaman dan menjaga kesopanan dalam berbicara.
Gunakan “On Process” ketika:
- Anda sedang melacak status pengiriman barang melalui sistem logistik.
- Anda menggunakan layanan ekspedisi seperti JNE atau J&T.
- Anda ingin mengetahui apakah paket sedang dalam perjalanan atau belum tiba di tujuan.
Contoh Penggunaan dalam Berbagai Situasi
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan “in progress” dan “on process” dalam situasi yang berbeda:
1. Dalam Proyek Bisnis
- “The marketing campaign is in progress and will launch next week.”
- “Please wait, the order is still on process.”
2. Dalam Pendidikan
- “The thesis is in progress and will be submitted soon.”
- “The student’s assignment is on process and will be completed by tomorrow.”
3. Dalam Pengiriman Barang
- “Your package is on process and expected to arrive in 2 days.”
- “The shipment is in progress and will be delivered shortly.”
4. Dalam Proyek Kreatif
- “The artwork is in progress and will be displayed at the exhibition.”
- “The video editing is on process and will be finished this week.”
Masalah yang Sering Terjadi dengan Status ‘On Process’
Meskipun “on process” adalah istilah yang umum digunakan, kadang-kadang status ini bisa membuat pengguna bingung. Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:
1. Keterlambatan Pengiriman
Jika status “on process” terus-menerus muncul tanpa perubahan, ini bisa menunjukkan adanya keterlambatan dalam pengiriman. Faktor-faktor seperti kemacetan lalu lintas, overloading di gudang, atau gangguan teknis bisa menyebabkan paket terjebak dalam status tersebut.
2. Kesalahan pada Sistem Pelacakan
Terkadang, sistem pelacakan pengiriman bisa mengalami error, sehingga status “on process” tidak update secara real-time. Hal ini bisa membuat pengguna merasa khawatir atau tidak yakin apakah paket mereka benar-benar dalam perjalanan.
3. Ketidakjelasan Informasi
Beberapa pengguna mungkin tidak memahami arti dari “on process” secara utuh, sehingga mereka tidak tahu apakah paket sedang dalam perjalanan atau belum. Untuk menghindari ini, sebaiknya pengguna mencari informasi tambahan melalui layanan pelanggan ekspedisi.
Tips untuk Memahami Status Pengiriman
Jika Anda sering menggunakan layanan ekspedisi seperti JNE atau J&T, berikut beberapa tips untuk memahami status pengiriman:
- Cek Nomor Resi: Pastikan Anda memiliki nomor resi yang valid untuk melacak status pengiriman.
- Gunakan Aplikasi Resmi: Banyak ekspedisi menyediakan aplikasi resmi yang memudahkan pengguna dalam melacak paket.
- Hubungi Layanan Pelanggan: Jika status “on process” terlalu lama, hubungi layanan pelanggan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
- Perhatikan Waktu Pengiriman: Jika paket terlalu lama dalam status “on process”, cek apakah ada faktor eksternal seperti libur nasional atau cuaca buruk yang memengaruhi pengiriman.
Penutup
Dengan memahami perbedaan antara “on progress” dan “on process”, Anda bisa lebih mudah dalam berkomunikasi, baik dalam situasi bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari. Istilah “in progress” lebih umum digunakan dalam konteks formal, sementara “on process” lebih sering muncul dalam sistem logistik dan pengiriman barang.
Selalu gunakan frasa yang tepat agar komunikasi tetap jelas dan efektif. Jika Anda menghadapi masalah dengan status pengiriman, jangan ragu untuk mencari bantuan dari layanan pelanggan ekspedisi. Dengan begitu, Anda bisa lebih tenang dan yakin bahwa paket yang Anda tunggu akan tiba di tempat tujuan tepat waktu.





Komentar