Rakyat Sipil, Surakarta – Rizkha, mahasiswa Program Studi Desain Interior Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, mengikuti Program Kampus Berdampak (PMB) di PT Aprilia Land. Program yang berlangsung mulai 1 April hingga 24 Juli 2026 ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia kerja sekaligus menerapkan ilmu desain interior yang telah dipelajari selama perkuliahan.
Selama menjalani program magang, Rizkha terlibat dalam berbagai tahapan proses desain interior, mulai dari penyusunan konsep, pembuatan gambar kerja dan visualisasi tiga dimensi, hingga proses revisi berdasarkan kebutuhan klien.
Melalui pengalaman tersebut, ia memperoleh pemahaman mengenai alur kerja seorang desainer interior, pentingnya koordinasi dalam tim, serta proses mewujudkan sebuah rancangan menjadi solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis, program magang ini juga menjadi ruang belajar untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, manajemen waktu, dan penyelesaian masalah.
Berinteraksi secara langsung dengan klien maupun tim proyek memberikan pengalaman baru yang tidak sepenuhnya diperoleh selama proses pembelajaran di kelas.
“Di sini saya belajar bahwa desain bukan sekadar soal estetika, melainkan juga tentang fungsionalitas dan solusi nyata bagi permasalahan klien,” ujar Rizkha. Menurutnya, pengalaman magang memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai tanggung jawab seorang desainer interior, mulai dari memahami kebutuhan pengguna hingga menghasilkan rancangan yang dapat diterapkan dengan baik.
Melalui Program Magang Berdampak, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik profesional di dunia industri.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja, memiliki kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja secara profesional dalam menjawab berbagai kebutuhan desain interior.
Kerja sama antara ISI Surakarta dan PT Aprilia Land Indonesia menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga wawasan mengenai standar profesional yang menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.





Komentar